Telp.: (0542) 421481   Email: dkk_bppn@yahoo.com

Responsive image
PENGUMUMAN DKK BALIKPAPAN
  • Belum ditemukan kasus Zika di Indonesia
  • Kasus DBD Terus Bertambah, Korban Meninggal Capai 25 Jiwa
  • Pemeriksaan IVA di Puskesmas Kariangau 12 November 2016 hingga 12 Desember 2016
  • Daftar BPJS Kesehatan Bisa di Kantor Lurah, Wujudkan Balikpapan Universal Coverage
  • Cegah Measles Rubella (Campak Jerman) Dengan Imunisasi MR

Berolahraga Biar Puasa Tetap Bugar

14-Jan-2014

Rasa lemas karena menahan lapar dan haus saat berpuasa menjadi halangan bagi banyak orang untuk berolahraga. Bagi Anda yang tetap ingin berolahraga, sesuaikan waktu dan durasi berolahraga. 

"Mungkin saja olahraga saat puasa. Tapi dikembalikan pada kondisi tiap orang yag berbeda," kata Corporate Health Trainer, dr Phaidon L. Toruan. Asupan yang berkurang juga menyebabkan kemampuan olahraga berkurang dari biasanya.

Phaidon menyarankan agar olahraga dilakukan di sore hari menjelang berbuka. Hal ini untuk menyesuaikan dengan timbulnya rasa lelah dan haus seusai olahraga. Jenis olahraga juga tidak perlu yang berat, seperti latihan beban. Olahraga ringan seperti jogging, treadmill, dan sepeda statis lebih disarankan.
 
Hal senada juga didapat dari laman duniafitnes.com. Pemilihan olahraga di sore hari bertujuan mencegah dehidrasi, yang rawan timbul pada pagi dan siang ketika berpuasa. Rasa haus bisa segera diatasi saat waktu berbuka tiba. Mengasup nutrisi juga bisa segera dilakukan untuk menggantikan yang hilang saat olahraga

Selain itu saat berpuasa sebaiknya olahraga tidak perlu berlama-lama. Di minggu pertama puasa mungkin bisa dilakukan 20 menit di sore hari, kemudian perlahan ditambah menjadi 30 menit. Peningkatan durasi ini bisa terus berlanjut hingga puasa usai. Latihan rutin yang sesuai dengan asupan akan membuat tubuh sehat dan bugar selama puasa.

Untuk menjaga kebiasaan olahraga bisa terus berlanjut selama puasa, berikut tipnya.

1. Lakukan pemanasan dan pendinginan
Pemanasan akan membantu otot dan tubuh bersiap melakukan kegiatan. Hal ini akan mengurangi risiko cedera ketika berolahraga. Sebaiknya dimulai dari alat atau gerakan yang ringan, dan naik menjadi lebih berat secara perlahan. Adapun pendinginan bertujuan untuk relaksasi otot dan tubuh. Relaksasi ini akan mengurangi ketegangan otot dan tubuh seusai berolahraga.

2. Istirahat cukup
Istirahat bertujuan memperoleh kembali energi yang digunakan. Dengan istirahat
cukup diharapkan akan memperoleh cukup stamina untuk kembali berolahraga di hari berikutnya. Istirahat harus disertai konsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah. Kombinasi keduanya memungkinkan tubuh tetap sehat selama berpuasa.

3. Makan di akhir sahur
Makan di akhir sahur akan memperpendek masa kekosongan perut. Sebaiknya pilih menu sahur yang rendah lemak dan tinggi protein. Hidangan ini akan membuat kenyang lebih lama dan menjaga tingkat energi sehari-hari.

4. Jangan tunda waktu berbuka
Ketika waktu berbuka tiba segera konsumsi makanan atau minuman berindeks glikemik tinggi, seperti kurma atau teh manis. Hidangan ini akan segera mengganti gula darah yang hilang saat berpuasa. Makanan tinggi protein juga disarankan untuk mencegah penyusutan otot dan mempercepat pemulihan usai olahraga.

sumber : kompas.com

Polling

Bagaimana pendapat Anda tentang pelayanan kesehatan di Puskesmas?

  Bagus
  Cukup
  Buruk

 

 

Buku Tamu


Buku Tamu | Kirim Pesan

Pesan terbaru
Melamar

Pengirim: RIYANTO HASAN
Email: *****@gmail.com
ada penerimaan pegawai non pns untuk formasi SKM kah?...